panggungnya tutup
Jiwa ku berhenti bernyanyi..
Tubuhku berhenti menari..
Harapan dan asa telah usai..
Panggunya sudah tutup..
Kebahagiaanya juga sirna..
Mauku? Maumu? Mau mereka? Mau siapa ?
Panggungnya sudah tutup..
Tidak ada lagi riasan wajah.. Kostum bergaya.. Dan wajah menggugah..
Tidak lagi ada yang menanti menungu aku menjadi orang lain dan terbahak juga berteriak..
Panggungnya sudah tutup..
Tarian usai, nyanyian padam, tarian punah.. Diberantas realita.
Jiwa, raga, atau pikiran ?
Mana bahagia ? Jiwanya mati.. Hatinya jadi beku... Badannya jadi kaku.. Panggunya rubuh.
Tubuhku berhenti menari..
Harapan dan asa telah usai..
Panggunya sudah tutup..
Kebahagiaanya juga sirna..
Mauku? Maumu? Mau mereka? Mau siapa ?
Panggungnya sudah tutup..
Tidak ada lagi riasan wajah.. Kostum bergaya.. Dan wajah menggugah..
Tidak lagi ada yang menanti menungu aku menjadi orang lain dan terbahak juga berteriak..
Panggungnya sudah tutup..
Tarian usai, nyanyian padam, tarian punah.. Diberantas realita.
Jiwa, raga, atau pikiran ?
Mana bahagia ? Jiwanya mati.. Hatinya jadi beku... Badannya jadi kaku.. Panggunya rubuh.

Comments
Post a Comment