Menjadi normal
Menjadi normal dan bukan superstar. .
Menjadi normal dan bukan minoritas. .
Menjadi normal dan kalian semua bisa melihatku dengan 3 mata serta segala pancaindra. .
Tanpa aku harus menjadi gila untuk menjadi normal, tanpa aku harus menghabiskan ruang hanya untuk seteguk kebahagiaan normal.
Normal bukan seragam, normal juga bukan penjara. .
Normal menjadi nominal setidaknya standart manusia yang benar-benar manusia tanpa harus bertubrukan dengan konflik sekitar karena didalam diri ada sebuah kata : ter, sok, dan paling.
Mengapa tidak menjadi normal dan seharmoni sebergeraknya detak jantung ini berdenyut.
Lalu bagaimana menjadi normal ?
Menjadi normal dan bukan minoritas. .
Menjadi normal dan kalian semua bisa melihatku dengan 3 mata serta segala pancaindra. .
Tanpa aku harus menjadi gila untuk menjadi normal, tanpa aku harus menghabiskan ruang hanya untuk seteguk kebahagiaan normal.
Normal bukan seragam, normal juga bukan penjara. .
Normal menjadi nominal setidaknya standart manusia yang benar-benar manusia tanpa harus bertubrukan dengan konflik sekitar karena didalam diri ada sebuah kata : ter, sok, dan paling.
Mengapa tidak menjadi normal dan seharmoni sebergeraknya detak jantung ini berdenyut.
Lalu bagaimana menjadi normal ?

Comments
Post a Comment