Cerita Pusara
Aku pernah terkutuk,
Dan mengutuk.
Pernah terjebak diserat-serat yang hilang.
Pernah mencapai tidak setengahnya,
Dan hari ini dijamu kembali untuk hilang.
Bahwa pusaran yang berpusara, hanya mengitari dan tidak pernah kemana-mana.
Sekali lagi harus berserah diri, menangis pedih, dan kembali lagi kepada jati.

Comments
Post a Comment