Rangkai Acak, Hari ini.
Bait rangkai acak hari ini: "kamu adalah manusiamu sendiri, rasa yang kamu rasakan hanyalah rasamu, tak ada dan tak sesiapapun bertanggung jawab atas rasa yang kau rasakan, atas rasa yang timbul dan kau tangisi setelahnya. Jangan menyerah pada rasa yang tak dapat dibagi, jangan menyerah pada sepi, jangan menyerah dan menggantungkan asa seperti kau tak punya kuasa atas dirimu sendiri. Beginilah menjadi dewasa. Tertawa pada kejenakaan pertemuan manusia dan pada perpisahan yang seharusnya membebaskan. Selama keinginan ada, maka api akan terus menyala. Ketika api padam maka angkat asa dengan segala sisa karsa untuk menyalakannya kembali. Seperti itu terus. Ingat, tak sesiapapun bertanggung jawab atas kecewa, luka, dan proses penyembuhannya. Jadi hai jiwa mari tetap terbuka dan membagi hangat pada sesama. Kuasai hatimu, kuasai jiwamu, kuasai ragamu, kuasai tuturmu, kuasai sikapmu. Kamu sebenar-benarnya manusia merdeka. Bersuakalah selagi terbuka, berjuanglah kembali selagi kaki masih mampu melangkah, jantung masih berdetak, iman masih tergerak. Maka berjanjilah pada jiwa bahwa kita tak akan pernah (lagi) putus asa. Suatu hari, ya suatu hari kau akan berpulang dengan segenap hati, dipelukan suci, bahagia abadi (jika memang ada). Suatu hari ya disuatu hari aku akan berpulang pada damai. Dipelukan kasih hingga aku tak lagi merasa sendiri. Suatu hari jiwaku akan menggenap berdampingan bagi ia yang mampu membacaku daripada diriku sendiri dan pada hadapan Tuhan yang kita yakini ia berjanji mendampingiku hingga ajal kami menjemput.
Tapi tetap ingat, kamu adalah manusiamu sendiri yang akan pulang pada kesendirian dalam liang lahat. Kuatlah kau pada badai, kuatlah kau pada damai, kuatlah kau pada iman, kuatlah kau pada harapan, kuatlah kau pada saat dihancurkannya duniamu dan harapan-harapanmu, kuatlah kau pada keniscayaan kuasa yang lebih daripada dirimu sendiri. Kuatlah kau. Kuatlah kau. Kuatlah kau. Amin."

Comments
Post a Comment