XOXO

Saat seperti ini malah aku tidak bisa menulis, menulis menyoal perasaanku.
Mengeksploitasi drama menjadi tulisan penuh luka dan amarah, malah tak ada apa-apa.
Hanya bisa terbahak kecut, ibarat resiko yang ditelan saja nikmat dengan getir melipir ditenggorokan.
Soalnya kembali lagi pada logika yang digunakan tidak sebagaimana harusnya.
Soalnya kembali lagi pada norma yang dibuang mentah.
Soalnya kembali lagi pada moral yang diterlantarkan sia.
Tak terbesitpun aku ingin menyatakan penyesalan, karena soalnya kembali pada ujung jalan yang sudah dipersipkan sebelum pembukaan jalan ditapaki.

Float - Sementara, lagi-lagi menjadi backsound sebuah bencana yang tak terencana.
Mengingatkan diri lagi bahwa hati pernah melalui dari apa yang dirasa hari ini.
Mungkin kunciku adalah ikhlas, mungkin kunciku adalah tingkat kesadaran bahwa aku adalah manusia merdeka dan tak satupun makhluk didunia yang boleh dan bisa mengacaukan aku selain oleh izinku dan oleh seizin penciptaku.

Semakin menua semakin semua seperti bercandaan belaka.
Saat Silithappens then it should be happen, ada kalanya kita boleh memilih dan bijak dalam memutuskan, ada kalanya pilihan tidak menjadi sebuah keputusan malah sebuah pembiaran. Salah dan benar menjadi begitu blunder saat semua ada alasan dibelakangnya, bahkan saat alasan utama terkait pada kebutuhan manusia yang tidak pernah ada cukupnya.
Seperti menenggak Anggur Merah yang jelas efeknya akan bikin aku mabuk, meracau, dan sepagian muntah pusing serta mual-mual bukan main.

Seperti itu dan akan terus begitu.
Jika tidak Anggur Merah maka mungkin akan tergantikan oleh substansi lain, hanya tau saja batas untuk tidak merusak kehidupan.

Menyoal patahan hati, bukan perkara besar saat semua pasti bisa terobati.
Perkara belajar menjadi bijak yang paling susah dan tak akan ada habisnya.

Sekian dan terimakasih atas perjalanan singkat ini.

xoxo,

DASP

Comments

Popular Posts