Ouroboros


Kita semua lelah, luka, bernanah.
Kita semua lelah, sisa maki yang dapat terucap, kata-kata apik tersusun sebatas formalitas dan udang dibalil bakwan. Pragmatis.


Amarah tak dapat sesumbar main lempar begitu saja.
Hulu ditanya angkara murka pada sesiapa ingin kau lepaskan?


Tak ada memaksa hanya pola saja sudah tertata, pada bata-bata nyata yang mana jika tak menjalani kita adalah gila.


Tubuh tak diperkosa sesiapa, waktu yang menjajah, jiwa kita dihisap kering koin-koin logam berkarat tanpa syarat. Jalan tetap melaju, pelan, kencang, pelan, kencang, ngaceng, tenggelam. Kita semua lelah, murka, jenuh dengan sesama manusia, kerja, uang, hal yang berulang.


Liburkan kami dari dan jadi manusia. Sejenak.

Comments

Popular Posts