Hancur
Ada masanya aku ingin menghancurkan hidupku dalam sekali jentikan.
Membakar semua yang ada, tanpa perlu mencari alasan.
Membakar semua yang ada, tanpa perlu mencari alasan.
Membakar masa lalu, masa kini, masa depan.
Tanpa perlu menjelaskan kesiapapun.
Lalu menangis sejadi-jadinya.
Memeluk diri sekenanya.
Memeluk diri sekenanya.
Lalu membangun bata kembali satu persatu.
Bertemu orang baru, merasa hidup kembali tanpa ciri hanya diri.
Bertemu orang baru, merasa hidup kembali tanpa ciri hanya diri.
Benar-benar sendiri dengan peluh yang tak sesiapapun sudi menyisingkan lengannya untuk menyeka.
Hanya sekali jentikan jari dan hancur.

Comments
Post a Comment