0 dan 1

Kau hanya ingin menuntaskan hasrat tanpa berpikir soal martabat.
Kau hanya ingin bergejolak, sementara kalkulasi logika kau menolak.
Hati kau tetap memberontak berusaha melawan tindak.

Tetap saja kau lucuti dirimu satu persatu melawan arus bak waktu tak pernah benar-benar mengetuk.
Manut walau wajah sempat berkerut, hati merengut.

Lalu apa yang kau cari ?
Melulu soal mengisi kekosongan padahal kita semua tak lebih dari kosong dan isi.

0 dan 1 pada bilangan binary yang hari ini menjadikan kita manusia pamrih atensi, menjejalkan data diri dengan kerelaan hati tanpa mengetahui bagaimana itu semua dapat terjadi.

Terkoneksi pada cara yang paling keji.
Bercumbu dengan layar, mengais kasih yang tak pernah dibagi.

Kembali melucuti diri dari sumbu-sumbu birahi kecil dari dalam diri dan difasilitasi oleh setengah kepercaaan diri. Membuaskan hasrat tanpa harus menyandarkan diri pada yang fana dan bermain dengan yang maya.

Lalu apa yang kau cari ?

Temperatur sentuhan kulitpun rasanya mulai kau lupa, ekspresi wajah hanya sekedar sticker-sticker manja saat sorot mata sebenarnya tak terlukiskan apa-apa.

Lalu apa yang kau cari ?

Jati diri dengan menelanjangi diri ?

Comments

Popular Posts