Khayalan babu
Aku ingin dipeluk tenang, didengarkan jiwaku bicara secara seksama.
Kamu menyentuhku dengam khusyuk, menciumku dengan khidmat.
Tak ada lain.
Anggap saja kita berdua terkoneksi tanpa batas ruang dan waktu.
Tak ada sesiapapun.
Kita sepakat bahwa kita berdua dan terkoneksi secara khidmat.
Tidak menuntut.
Berlaku dengan irama, seirama, sekata.
Jeda tak akan menyiksa namun mengisi.
Kita tak akan bosan dengan jarak yang telalu dekat.
Aku melupakan segala sekat, predikat, masa lalu, ciri, apapun itu.
Kita dua dan satu dalam waktu bersamaan.
Tapi begitu saja, hanya lewat tulisan ini sebagai pelipur lara.
Khayalan babu, keinginan usang.

Comments
Post a Comment