Porsi hidup
Sebagian individu dikaruniai belief system yang bagus sejak dini, hormon yang stabil, tumbuh dan besar dikeluarga yang konsisten, atau sejatinya dikaruniai karakter yang apik.
Sebagian individu lainnya sama-sama dikaruniai mungkin disisi lainnya.
Saya percaya setiap manusia lahir dengan kesempurnaan dan ketidak sempurnaan disaat bersamaan.
Menelaah cerita teman yang berhasil, yang bisa mengejar cita-cita hingga langkahnya lebar kepenjuru negeri lain. Membuat sejarah.
Diri sudah pasti bertanya, mengapa aku tidak seperti dia ?
Dibanyak buku motivasi, management diri, self development atau sebagainya pastilah beribu-ribu poin isinya adalah kita harus berusaha dan percaya dengan kemapuan diri, diluar membicarakan teknis pencapaiannya.
Bagi aku yang biasa, sering kali merasa takjub dengan kawan-kawan ini, yang hidupnya penuh dengan pengalaman, penuh dengan pecapaian.
Akhirnya mungkin aku akan menghibur diri dan berkata "semua orang ada waktunya dan ada porsinya masing-masing".
Ini membawaku mencari kebaikanku dan pencapaianku.
Bagi manusia seperti aku mungkin tahapan tahapannya berbeda, lahir dikeluarga yang berkecukupan, ibu yang sangat mencintai anak-anaknya, drama keluarga and else, rabel phases as a teenager, etc etc. Never really pro in academic. Far as i can remember i always dreamed to be free, free as a bird so i can go anywhere i want. Cliche but that was the fact.
If i want i could tracking down the lane of my memory why am i like this. Tapi memang harus diakui yang ada malah timbul alasan - alasan baru yang saya sudah berdamai dengannya.
Jadi intinya adalah, manusia punya porsinya masing-masing, ada yang porsinya jadi pengusaha, ada yang jadi politikus, ada yang jadi kritikus, ada yang jadi pencari, dan aku adalah si pencari, yang porsinya mencari sampai nanti hatiku mantap dengar porsiku yang sebenarnya.
Yang penting aku tidak lagi boleh berhenti dan menghentikan pencarianku jika bukan karena Penciptaku.
Dasp
22/09/2018

Comments
Post a Comment