Aku di ujung jalan menantimu untuk terbangun dari lelapmu
Biarkan aku menangis hari ini,
Dihadapanmu,
Agar kamu tau bagaimana sedihnya aku, bagaimana aku tidak ingin pergi dan tidak ingin dilepaskan,
Kalau boleh aku meminta, aku ingin ada disampingmu, menjadi kuat untukmu, menjadi saksi hebatnya kamu, menjadi saksi kesuksesamu,
Tapi aku dibuat resah dengan ketidakhadiranmu saat kita bertatap muka,
Aku ingin melihat dan merasakan hatimu,
Aku bukan kasur yang akan membuaimu dengam mimpi kosong,
Aku perempuan yang berani berjalan atau bahkan berlari disampingmu, tidak dibelakangmu ataupun didepanmu,
Lukaku lebih kepada luka perempuan muda yang kasmaran tapi hatinya tidak bersambut,
Aku tadi sempat menunggu kamu untuk terbangun dan tersadar bahwa aku ada dan aku nyata,
Aku bukan dongeng belaka, bahwa cintaku nyata,
Aku pulang dengan tangan kosong dan kesedihan, karena sekali lagi gayung tidak bersambut,
Perjalanan kemarin seperti pelajaran penting dan titik balik bahwa realita itu beriringan dengan cinta yang tidak bisa digapai,
Aku tau kamu akan berjalan cepat tanpa menengok kebelakang dan berusaha menggapaiku, meyakinkan aku sekali lagi untuk berjuang bersama,
Tapi apalah artinya kisah cinta dengan logika dan benteng kuat dimana aku tidak bisa merogoh kedalam hati terdalammu,
Terimakasih atas perjalanan ini,
Jangan biarkan kamu menjadi korban dan aku penjahatnya, cinta aku nyata,
Kamu adalah dirimu, take it or leave it, maka aku memutuskan leave it,
Karena aku mencari pegangan untuk aku berjuang bersama, bukan penghuni makam yang isinya manusia yang terlelap untuk waktu yang lama,
Yakinlah aku ada diujung jalan menantimu meraih kesuksesan biar bukan aku yang ada disampingmu,
30/06/2017
DASP

Comments
Post a Comment