Sudah penghujungnya

Mungkin aku masih buta untuk melihatmu secara keseluruhan, yang jatuh cinta padamu rasanya bisa menerimamu apa adanya, seperti yang kamu lakukan kepada aku,
Tapi cinta itu tidak selamanya, rasa memahami itu akan meluntur kala cinta mulai padam,
Mungkin aku pengecut karena tidak bisa mempertahankanmu, mungkin aku keji karena belum benar-bebar bisa yakin menjalani lika-liku kehidupan dengan kamu,

Seperti memang sudah harinya, bibir itu berkata dengan kasih, ini sudah ujungnya. Bibirnya lugas tanpa ragu membaca dan menasihati apa-apa yang dinilainya,
Aku tau manusia tidak ada yang sempurna,
Aku tau manusia bisa berubah lebih baik,
Tapi bibirnya yang bicara, maka sudah lagi pada ujungnya.
Doanya yang menjadi penyelamat hidupku, dia yang melahirkanku, maka dia yang aku turuti,
Manut aku biar kata hati tidak benar rela,
Mungkin kita bukan diciptakan untuk bersama, mungkin kita diciptakan untuk yang lebih baik.


24.12.2016
DASP

Comments

Popular Posts