Sekali lagi rindu


Aku menatapmu dari kejauhan,
Jauh, karena memang kita berjarak,
Hanya wajah tak bergerak, senyum jenaka, tersimpan satu demi satu terkumpul menjadi tumpukan kenangan, foto .
Kita bertemu dan mengungumpulkan memori dalam waktu singkat, dianggap bisa menjadi pelipur lara kala hati mulai tersedu sedan ingin semua ini berakhir dengan kejelasan nyata akan ada kita atau tidak ada lagi kita di akhirnya.

Kamu yang manis, kamu yang baik hati, kamu yang berjuang disana sendirian, aku yang menanti, seperti villa yang ditengok untuk sejenak kamu kabur dan beristirahat.

Aku harus mengerti, karena aku sudah memlilih,
Tidak bisa menuntut, karena begini sudah keadaannya, bukannya kita tidak tau.


DASP
12/2/2017

Comments

Popular Posts