Aku takut merindu
Aku terbangun dan rindu,
Sesak dada menanti ragamu,
Biar sudah tau hal ini pasti akan terjadi,
Namun hati sudah memilih,
Semanis senyum-mu, semanis tawamu dan bicaramu, terkadang hanya menambal bolong-bolong rindu ini sekejap,
Saat pagi mulai lagi menyapa maka seruak lolongan sedih menghantui raga yang minta dijaga,
Aku rindu dirimu didepan mata, aku rindu berbicaramu dan rasa hangatmu,
Hal Ini menggelikan karena pada akhirnya aku harus mengakui bahwa aku jatuh cinta kepadamu, dan aku salah satu dari perempuan kebanyakan yang jatuh dimabuk cinta.
Kita pernah berbicara bahwa aku jatuh ditempat yang tepat, aku harus mengakuinya tanpa melawan dengan hati terus berdoa bahwa benar aku tidak jatuh ditempat yang salah dan menjadi penutup yang pahit.
01/10/2016
DASP
Sesak dada menanti ragamu,
Biar sudah tau hal ini pasti akan terjadi,
Namun hati sudah memilih,
Semanis senyum-mu, semanis tawamu dan bicaramu, terkadang hanya menambal bolong-bolong rindu ini sekejap,
Saat pagi mulai lagi menyapa maka seruak lolongan sedih menghantui raga yang minta dijaga,
Aku rindu dirimu didepan mata, aku rindu berbicaramu dan rasa hangatmu,
Hal Ini menggelikan karena pada akhirnya aku harus mengakui bahwa aku jatuh cinta kepadamu, dan aku salah satu dari perempuan kebanyakan yang jatuh dimabuk cinta.
Kita pernah berbicara bahwa aku jatuh ditempat yang tepat, aku harus mengakuinya tanpa melawan dengan hati terus berdoa bahwa benar aku tidak jatuh ditempat yang salah dan menjadi penutup yang pahit.
01/10/2016
DASP

Comments
Post a Comment