zombie

jalan sepi, semua orang terasa mati.
kalau kebarat-baratan maka akan dinamakanlah mereka si para zombie,
mereka bangun pagi, menjalani apa yang mereka harus jalani,
beberapa lupa dengan hidup,
dikirannya hidup sebegitu mudah dan membosankan dalam waktu bersamaan.
para zombie digiring bak domba yang digiring oleh para gembala tua yang serakah.
seramainya manusia yang kini lebih seperti zombie,
sibuk dengan pikiran mereka masing-masing, membayangkan waktu yang hilang dan penyesalan tanpa ujung.
lupa tersenyum mereka karena terlalu lelah dengan rutinitas biar bisa mengenyangkan perut si orang kaya dibalik meja.
kita para borju jadi jadian, tidak seujung kuku mencapai sukses namun sudah lelah untuk mendaki dan bangga pada jalan setapak hanya mengaggumi keagungan puncak gunung tanpa berusaha mencapainya.
si zombie yang berpuas diri, dan menggerutu didalam tidurnya.
pilihan-pilihan yang sudah tersaji, terkadang malah tidak memilih namun disuguhkan tanpa banyak tanya langsung saja diambilnya,
sudah bahagiakah kamu ?
saat semua yang dilihat adalah angan angan kebahagiaan dan kebebasan,
tapi kadung terjebak dengan jalan yang harus ditempuh tanpa boleh protes,
satu sisi, si pencari bahagia dimaki karena terlalu bebas dan meresahkan.
begini dunia zombie, begini manusia hari ini,
bangun pagi tanpa menyapa hatinya, tidur tanpa tendang aling aling karena terlalu lelah.
sudah bahagiakah kamu hari ini ?
sudahkah kamu menjadi manusia yang kamu inginkan, bukan yang manusia lain harapkan terhadap kamu ?
apa begini seharusnya yang kamu jalani ?
Menjadi penakut dan pesakit.

Comments

Popular Posts