Si gembala tak bertujuan

kalau saya menulis untuk orang lain maka tulisan ini tidak akan menjadi tulisan yang tulus dari dalam jiwa saya yang paling terdalam..
saya hanya ingin mencurahkan atau mungkin lebih tepatnya saya hanya ingin berusaha mengenal diri saya.

saat dunia ini berhenti berputar,
disaat nafas ini bukan suatu hal yang paling bermakna,
saat kita lupa siapa diri kita,
dan didalam persekian detik kita bak mendapat jawaban dan disambut kasih Tuhan,
sejenak kita bahagia , lalu sejenak kita lupa
kalau kita terlalu jamak maka hanya ada aku yang sendiri dan meratapi nasib
umur belum seberapa namun hati rasa sudah tua
disatu sisi ruang sempit pikiran, telah terparkir lama perasaan hina dan sengsara yang dibuat-buat dipikirnya hanya dia saja yang paling sengsara di dunia
mungkin dia terlalu sibuk lari dari pikirannya dan masalahnya
maka ia pun berjalan mengambang
tak ada arah dan tujuan
berusaha saja terlihat baik-baik saja
padahal didalam dirinya dipenuhi magma yang mungkin kapan saja dapat meledak
terlalu santai mungkin si hidupnya

Comments

Popular Posts