Ditipu oleh waktu
Halo waktu..
Aku berharap kamu baik-baik saja..
Waktu... aku ingin mengungkapkan perasaanku mengenaimu..
Entah kenapa belakangan aku merasa ditipu oleh kaumu, oleh dimensi.. oleh pergerakanmu yang mencengangkan.
Disuatu titik, aku tersadar nampaknya kamu sedang bercanda denganku dan bumi ini. Seisinya.
Kamu menipu kami, menipu dengan berjalan tanpa peringatan.
Kemarin aku baru saja lahir, dan kini kamu menyeretku kepada dimensi uang terlalu cepat hingga aku lupa untuk bernafas lega.
Pagi lalu seketika malam, lalu pagi lagi.. kemarin januari dan kini sudah juni.
Mengakulah waktu, bahwa kamu menipu kami. Satu jam kini bukan waktu yang lama, satu menit kini terasa seperti persekian milidetik.
Hari berganti dengam cepat.
Nanti dipenghujung hari seketika akan berpulang mereka yang aku cintai.
Lalu, kamu akan terus berjalan tidak perduli dengan semuanya.
Sepertinya kamu memang sengaja mengelabui kami, seperti kamu ingin cepat-cepat berakhir dan melihat hancur kaumku.
Bicaralah padaku waktu, apa kamu telah menipu kami?
Jelaskan saja sedikit, dimensi yang aku jalani apakah sama dengan saat aku terlahir? Dan biarkan kami bernafas.

Comments
Post a Comment