carut marut si bodoh

ditengah kita yang polos, kita yang manut, kita yang hanya berpasrah...
siapa duga ? siapa duga terdapat tangan tangan kecil namun menusuk hati-hati yang jadi hina..diberi kelas... diberi arahan untuk bersikap... diberikan pandangan bagaimana yang baik untuk hidup...seakan kita yang polos... seakan kita yang manut dan berpasrah tidak butuh hidup dengan apa yang kita yakini sebenarnya..dijadikannya kita si coklat diluar dan si putih didalam... bertentangan... jadinya hanya kekacauan...kelas ber kelas.. padahal sama-sama kita mati dan kembali ketanah...kelas ber kelas... si kecil dibodohi yang sedang, si sedang dibodohi si besar, si besar dibodohi dengan oriantasi material dan kekuasaan fana..bertanya kita jadinya... mana yang benar?mana yang baik untuk mempersiapkan diri dimasa depan nanti.. tidak tahu pasti apa yang akan terjadi.. apa ini hanya kecap kecap agar terjadi revolusi kecil yang mengacaukan dunia.. atau ini adalah sebenarnya..si pemain tanpa kata, si pemain tanpa wujud... pemain yang tidak akan bersedih dikala satu per satu kita termakan zaman yang terlalu massive berlalu, satu per satu kita dipaksa untuk menjadi penonton yang diiming-imingi kebahagiaan... klise semua kebohongan mungkin..kita ingin berteriak.... kita ingin tahu.. siapa yang benar menjalankan hari ini... siapa yang memutuskan kehidupan kita... siapa yang memutuskan kapan kita akan makan atau kapan kita akan mati...kita yang bodoh... semoga lekas bangun dan bangkit..berhenti mengadah tangan untuk dikasihani.. berhenti terkesima oleh mahluk lain yang lebih putih warnanya..kita yang bodoh... butuh dan harus hidup dengan apa yang nenek moyang kita tanamkan.. nilai-nilai harus dibangkitkan.. berhenti menjadi budak.. berhenti menginginkan keseragaman yang dikemas dengan warna-warni perbedaan... berhenti menjadi orang bodoh yang hanya tau keterbelakangan, yang hanya puas menjadi si ketiga, yang puas mendengar kecapan manusia diluar sana yang sok tahu dengan apa yang sebenarnya kita butuhkan..kita harus merdeka ditanah kita sendiri.hapus kata polos, manut, yang berpasrah terhadap penjajah dan pencuri tanah dan jati diri.

Comments

Popular Posts