Perjalanan 22 tahun berkehidupan..

Halo semua masalalu, saat ini dan masa depan.. aku mungkin adalah penggembala siang yang pulangnya dikala malam... penggembala sepi dikala hujan... menjadi sunyi dikala ramai.. dan bersuka cita dikala sepi..
apapun aku... dan bagaimana bentuknya inilah perjalananku..
Banyak yang tak kupahami bilamana manusia menuntuku untuk memenjadi dewasa dikala 22 tahun telah berlalu..
aku pernah sedih, senang, jatuh dan bangun kembali... roda itu namanya.. dan roda itu kehidupan katanya..
aku keras kepala dan takut terhina.. aku pencinta yang takut berdarah hatinya.. aku manusia tanpa nama bilamana tak ada orang tua..
Tuhan.. mari bangunkan aku dari perjalanan tak berarah.. Tuhan berikan aku kepercayaan kepada yang aku lihat dan aku sentuh... berikan keyakinan pada yang akan kuraih dan aku besarkan... untaian ini akan masih panjang dan berhasil digunaan bagi sang pecinta si manusia siapapun itu tanpa kotak pemisahan kemunafikan..
22 tahun aku telah mengambang sambil mengayun... dan ini saatnya aku menapak dan bertegas sekaligus berserah diri bahwa aku akan berhasil menjadi manusia semanusiaku.

Comments

Popular Posts