when #silithappens! kadang berpuisi, kadang kayaknya berpuisi, kadang bercerita, kadang kayaknya hanya bercerita sambil mengeluh sedikit mencoba berpuisi.
di pagi menuju siang ini ceritanya saya sedang bersantai mengulur waktu yang sudah dipatok untuk mengerjakan tugas dengan seorang kawan. hawa malas benar-benar menyergap tubuh saya belakangan ini (memang sebenarnya saya itu pemalas tingkat kakap). saya memutuskan untuk membaca komik dari ipod touch jadul saya dan mendengarkan musik dari BB saya. saya putar dengan shuffle mode, diawali Tablo dengan lagunya Bad lalu dilanjutkan lagi oleh Park Bom dontc cry, disambung lagi dengan adele - dont you remember.
ditengah-tengah waktu sempit saya membaca komik, saya tersadar lagu adele yang sedang mengalun lirih, tentang seorang perempuan yang intinya meminta mantan kekasihnya untuk tidak melupakannya dan sebagainya. saya tersadar bahwa lagu ini memiliki efek khusus yang bisa membuat orang jadi mellow dan lebih tepatnya jadi galau sendiri.
sambil terus saya membaca komik, dalam hati saya ada yang menyusup rasa sedih yang tidak jelas (mungkin ini efek PMS yah...). mungkin kalau saya dengan lagu ini setelah putus cinta saya bisa nangis bobay ala penari dayak sepertinya, tapi untuk sekarang.... mendengan lagu ini, saya tidak memiliki alasan untuk menangis apa lagi sedih.. saya jadi bingung sendiri... siapa yang harus saya tangisi, siapa yang harus saya panggil namanya didalam hati, siapa yang harus saya rindukan... saya tidak punya alasan untuk merasa sedih sama sekali belakangan ini.
tiga tahun mungkin saya berjalan dengan kehidupan dan pola-pola kemandirian saya tanpa harus merongrong mengenai percintaan, dan ini membuat saya tidak memiliki alasan untuk mencintai.
intinya saya beratanya kepada diri saya sendiri, "siapa yang kamu tunggu ?" dana "apa yang membuatmu seperti ini?"
kawan saya pernah bilang sambil bergurau, "kan lo gak punya hati'. grauan yang membuat saya panjang berfikir.. iya saya sepertinya tidak punya hati, atau jangan-jangan saya simpan hati saya agar tetap sehat dan tidak sakit.
ada satu alasan konyol kenapa saya tidak mau jatuh cinta atau membuka hati saya,
alasannya datang dari seseorang yang tidak pernah saya temui apa lagi saya berencana menemuinya, seseorang yang biasa dipanggil dengan Shu atau mungkin dalam bahasa cina itu seperti orang pintar atau gimana yah. intinya saya waktu itu pergi ke surabaya dengan kedua orang tua saya, lalu ayah saya mengajak untuk pergi ke orang pintar dia itu seperti konsultan sprirtual-nya partner bisnis ayah saya.
sampailah di tempat si shu, saya kira kita hanya akan bicara seputar bisnis ayah saya dan sebagainya, tidak tahunya dia juga membaca mengenai saya... ini adalah hal yang paling saya tidak suka, seseorang membaca saya.. saya tidak suka hal didalam diri saya 'disentuh'' oleh orang lain. dia membaca saya bahwa saya seorang yang mudah terayu oleh pria (dia secara gamblang berbicara di depan kedua orang tua saya), dia bilang saya punya hoki yang sangat besar, dia bilang saya nafsuan -__- (didepan kedua orang tua saya), terakhir dia bilang jodoh saya dekat tapi setelah menikah nanti saya baru tahu bahwa saya adalah istri kedua.
bagaimana jikalau anda jadi saya saat itu ?
saya hanya bisa cengar-cengir menahan diri untuk tidak menguburkan diri saya kedalam tanah.
untuk alasan yang tidak jelas setelah itu saya memutuskan untuk tidak pacaran atau jatuh cinta dengan siapapun, saya tidak mau punya nasib jelek seperti itu.
intinya saya menutup diri saya rapat-rapat setelah itu... saya tidak mau sakit.
semakin kesini saya nyaman dengan diri saya sendiri yang seperti ini. statis sekaligus dinamis dengan cara saya sendiri.
jadi hanya karena ramalan konyol menjadikan saya bertemu dengan titik ini sampai saya menuliskan ini.
Comments
Post a Comment